Dari Sa'id bin Musayyab Radhiyallahu anhu, bahwa ia melihat seseorang mengerjakan lebih dari dua rakaat shalat setelah terbit fajar. Lalu beliau melarangnya. Maka orang itu berkata, "Wahai Sa'id, apakah Allah akan menyiksa saya karena shalat?", lalu Sa'id menjawab :"Tidak, tetapi Allah akan menyiksamu karena menyalahi sunnah"

[SHAHIH. HR Baihaqi dalam "As Sunan Al Kubra" II/466, Khatib Al Baghdadi dalam "Al Faqih wal mutafaqqih" I/147, Ad Darimi I/116].



ANAK KECIL YANG BELUM BALIGH DARI ANAK ORANG KAFIR , JIKA MENINGGAL, MASUK SURGA ATAU NERAKA?

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Oleh : Ust. Yulian Purnama

Banyak kaum muslimin yang bingung menghadapi pertanyaan semacam ini. Tidak jarang pula yang berangkat dari pertanyaan ini kemudian meragukan keadilan Islam lalu akhirnya menganggap semua agama benar. Padahal andaikan mereka sedikit berusaha mempelajari Islam dengan benar, mereka akan menemukan para ulama kita sudah menjelaskan dengan panjang-lebar jawaban dari pertanyaan semacam ini. Berikut ini kami kutipkan penjelasan bagus dari Syaikh Muhammad bin Abdillah Al Wuhaibi dalam kitabnya, Nawaqidhul Iman Wa Dhawabitut Takfir ‘Indas Salaf (1/294):

...baca selengkapnya >>



Share

BOLEHKAH BELAJAR AGAMA CUKUP LEWAT SITUS INTERNET?

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Tanya :
Saya sangat tertarik dengan situs “Asy-Syariah”. Terus terang selama ini saya tidak tahu madzhab apa yang saya anut. Tetapi dengan adanys situs ini, hati saya menjadi terbuka. Cukupkah saya mempelajari atau menjadi anggota hanya dengan mempelajarinya lewat situs ini?

Sjachrul HP
mahendra_…@yahoo.com

...baca selengkapnya >>



Share

HUKUM MEMBACA MUSHAF QUR'AN KETIKA SHALAT

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Asy-Syaikh Abu Ishaq Al-Huwaini (Murid Al-Imam Al-Albani, tinggal di Mesir) pernah ditanya :

Apakah boleh hukumnya memegang mushaf atau meletakannya di alat penyangga sambil membacanya ketika sholat lail?

Beliau menjawab :
Ya, boleh hukumnya membaca mushaf ketika melaksanakan sholat lail. Dalilnya adalah apa yang diriwayatkan oleh Abu Dawud bahwasanya Dzakwan maula ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha pernah mengimami beliau dengan membaca mushaf.
( 160 Fatwa min Fatawa Asy-Syaikh Abi Ishaq Al-Huwainy, http://www.almeshkat.net/books/open.php?cat=15&book=1672 )

...baca selengkapnya >>



Share

ORANG KAYA YANG SUKSES DUNIA DAN AKHERAT, MUNGKIN KAH?

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Oleh : Ustadz Abdullah Taslim. MA

Kekayaan dan besarnya penghasilan sering diidentikkan dengan gaya hidup mewah, glamour, cinta dunia yang berlebihan dan ambisi yang tidak pernah puas untuk terus mengejar harta. Sehingga terkesan bahwa orang-orang yang memiliki kekayaan berlimpah sangat disibukkan dengan kekayaan mereka sehingga mereka lalai dari mengingat Allah dan mempersiapkan diri untuk menghadapi hari kemudian.

Kenyataan ini tentu saja merupakan ancaman fitnah (kerusakan) besar bagi seorang hamba yang tidak memiliki benteng iman yang kokoh untuk menghadapi dan menangkal fitnah harta tersebut.

...baca selengkapnya >>



Share

TAHLILAN (MENGIRIM PAHALA BACAAN KEPADA MAYIT) MENURUT ULAMA2 MAZHAB SYAFI'IYYAH

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Bismillah,
Berikut ini penulis bawakan sejumlah pendapat Ulama-ulama Syafi’iyah tentang masalah dimaksud, yang penulis kutip dari kitab-kitab Tafsir, Kitab-kitab Fiqih dan Kitab-kitab Syarah hadits, yang penulis pandang mu’tabar (dijadikan pegangan) di kalangan pengikut-pengikut madzhab Syafi’i.

1. Pendapat Imam As-Syafi’i rahimahullah.

Imam An-Nawawi menyebutkan di dalam Kitabnya, SYARAH MUSLIM, demikian. “Artinya : Adapaun bacaan Qur’an (yang pahalanya dikirimkan kepada mayit), maka yang masyhur dalam madzhab Syafi’i, tidak dapat sampai kepada mayit yang dikirimi. Sedang dalilnya Imam Syafi’i dan pengikut-pengikutnya, yaitu firman Allah (yang artinya), ‘Dan seseorang tidak akan memperoleh, melainkan pahala usahanya sendiri’, dan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam (yang artinya), ‘Apabila manusia telah meninggal dunia, maka terputuslah amal usahanya, kecuali tiga hal, yaitu sedekah jariyah, ilmu yang dimanfaatkan dan anak yang shaleh (laki/perempuan) yang berdo’a untuknya (mayit)”. (An-Nawawi, SYARAH MUSLIM, juz 1 hal. 90).

...baca selengkapnya >>



Share

SHALAT GERHANA

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Oleh : Abu Salma al-Atsari

Hukum Sholat Gerhana
Para ulama berbeda pendapat tentang hukum sholat gerhana. Jumhur (mayoritas) ulama berpendapat bahwa sholat gerhana hukumnya adalah sunnah mu`akkadah (sunnah yang sangat ditekankan). Bahkan sampai ada yang mengklaim bahwa hukum sunnah mu`akkadah ini adalah dengan dasar ittifaq al-Fuqohâ` (kesepakatan ulama ahli fikih). Imam Nawawî rahimahullâhu juga berpendapat demikian, beliau mengatakan :
وأجمع العلماء على أنها سنة

“Para ulama berkonsensus bahwa hukum sholat gerhana adalah sunnah” (Syarh Shahîh Muslim VI/451)

...baca selengkapnya >>



Share

BERZIKIR DENGAN SUARA KERAS SETELAH SHALAT FARDHU ?

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Bismillah,
Di dalam hadits Shahih Bukhari: Dari Ibnu Abbas Radhiallahu Anhu berkata : "Sesungguhnya zikir dengan suara keras setelah selesai shalat wajib, adalah biasa pada masa Rasulullah. Ibnu Abbas berkata, "Aku segera tahu bahwa mereka telah selesai shalat, kalau suara mereka telah kedengaran."

Fatawa Lajnah Da’imah :

يُشرَع رفع الصوت بالذكر بعد الصلاة المكتوبة، لما ثبت من حديث ابن عباس رضي الله عنهما قال: (إن رفع الصوت بالذكر حين ينصرف الناس من المكتوبة كان على عهد النبي صلى الله عليه وسلم) وأنه قال أيضا: (كنت أعلم إذا انصرفوا بذلك إذا سمعته) ولو وجد أناس يقضون الصلاة سواء كانوا أفرادا أو جماعات وذلك في جميع الصلوات الخمس المفروضة … أما رفع الصوت بالدعاء وقراءة القرآن بصفة جماعية فهذا لم يرد عنه صلى الله عليه وسلم ولا عن صحابته وفعله بدعة أما إذا دعا الإنسان لنفسه أو قرأ لنفسه جهرا فلا شيء فيه إذا لم يتأذ به غيره.

...baca selengkapnya >>



Share