Dari Sa'id bin Musayyab Radhiyallahu anhu, bahwa ia melihat seseorang mengerjakan lebih dari dua rakaat shalat setelah terbit fajar. Lalu beliau melarangnya. Maka orang itu berkata, "Wahai Sa'id, apakah Allah akan menyiksa saya karena shalat?", lalu Sa'id menjawab :"Tidak, tetapi Allah akan menyiksamu karena menyalahi sunnah"

[SHAHIH. HR Baihaqi dalam "As Sunan Al Kubra" II/466, Khatib Al Baghdadi dalam "Al Faqih wal mutafaqqih" I/147, Ad Darimi I/116].



Showing posts with label Al Qur'an. Show all posts
Showing posts with label Al Qur'an. Show all posts

SOLUSI UNTUK ONE DAY ONE JUZ (ODOJ)

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :


One Day One Juz pada asalnya baik jika dilakukan dengan cara yang sesuai tuntunan. Fatwa Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz menunjukkan One Day One Juz termasuk suatu amalan yang baik. Namun juga harus memperhatikan koridor syari’at dalam mempraktekkan One Day One Juz.

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz -mufti kerajaan Saudi Arabia di masa silam- ditanya, “Berapa hari seseorang butuh untuk menghatamkan Al Qur’an dengan memahami dan tadabbur? Apakah jika seseorang mengkhatamkan sampai dua bulan, dia disebut telat dalam mengkhatamkan?”

Syaikh rahimahullah menjawab,
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata kepada ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash, 
“Khatamkanlah Al Qur’an dalam sebulan.” ‘Abdullah meminta lagi, “Tambahkan lebih singkat dari itu, wahai Rasulullah.” Hingga beliau menjawab, “Khatamkanlah dalam waktu seminggu.” Kemudian ia meminta lagi mengkhatamkan hanya dalam waktu tiga hari.

Dahulu para sahabat mengkhatamkan Al Qur’an dalam waktu seminggu. Jadi lebih bagus -atau paling baik- mengkhatamkan Al Qur’an dalam waktu seminggu. Namun jika dalam waktu tiga hari bisa dikhatamkan, maka harus tetap diperhatikan tadabbur, bisa memikirkan dan khusyu’ saat membaca.

...baca selengkapnya >>



Share

ONE DAY ONE JUZ (ODOJ)

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :

ODOJ
Patut disyukuri di satu sisi, namun disesali di sisi yang lain, inilah yang kami komentari dari fenomena ODOJ ini. Mengapa demikian? Akan datang jawabannya insya Allah ta’ala.
Alhamdulillah, telah dipahami bersama bahwa ibadah adalah hikmah penciptaan hamba di muka bumi. Allah ta’ala berfirman,
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
“Dan tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia kecuali agar mereka beribadah kepada-Ku saja.” [Adz-Dzariyat: 56]
Bersamaan dengan itu, Allah ta’ala menjanjikan kebaikan yang berlipat ganda bagi siapa yang beribadah kepada-Nya dan mengancam dengan azab-Nya yang sangat pedih bagi siapa yang tidak beribadah kepada-Nya atau menyekutukan-Nya dalam ibadah.
Dan diantara ibadah yang sangat agung dengan janji pahala dan kebaikan yang melimpah adalah membaca Al-Qur’anul Karim. Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لاَ أَقُولُ الم حَرْف وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْف وَلاَمٌحَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ
“Barangsiapa membaca satu huruf dari kitab Allah, maka baginya satu kebaikan, dan satu kebaikan tersebut dilipatgandakan menjadi sepuluh kebaikan. Aku tidaklah mengatakan bahwa Alif Laam Miim itu satu huruf, akan tetapi Alif satu huruf, Laam satu huruf, dan Miim satu huruf.” [HR. At-Tirmidzi dari Ibnu Mas’ud radhiyallahu’anhu, Ash-Shahihah: 3327]
Dan masih sangat banyak dalil yang menunjukkan keutamaan membaca Al-Qur’an maupun ibadah-ibadah lainnya. Akan tetapi yang tidak kalah penting dipahami adalah, Allah ta’ala telah menetapkan syarat yang mesti dipenuhi agar ibadah seorang hamba diterima dan mendapatkan pahala. Allah ta’ala telah menetapkan dua syarat yang harus dipenuhi dalam ibadah, jika satu saja dari dua syarat ini tidak dipenuhi maka tidak sah ibadah tersebut, yaitu:

...baca selengkapnya >>



Share

BOLEHKAH MEMBAWA MUSHAF QUR'AN KE DALAM KAMAR MANDI

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Oleh : Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani

Pertanyaan :
Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani ditanya : Bolehkah seseorang membawa mushaf di sakunya ke dalam kamar mandi karena khawatir mushaf itu akan hilang atau kelupaan jika ditaruh di luar?

Jawaban :
Seseorang yang menaruh mushaf dalam sakunya kemudian masuk ke kamar mandi, tidak berdosa, karena mushaf tersebut tidak dalam keadaan terbuka, tetapi tertutup dalam saku. Dan ini tidak ada bedanya dengan orang yang masuk ke kamar mandi dan dalam hatinya terdapat seluruh isi Al-Qur’an (hafidzh).

...baca selengkapnya >>



Share

KATA "AKU " DAN "KAMI" DALAM AL QUR'AN

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Bismillah,
Seringkali dalam perdebatan muncul syubhat tentang Al Quran, kenapa kadang kadang memakai kata Aku (tunggal) dan kadang kadang memakai kata Kami (jamak), hal ini selalu digunakan oleh kaum nashrani dan kaum kufar lainnya untuk menyerang dan menyebarkan syubhat (kerancuan), serta keraguan atas kebenaran Kitabullah pada kaum muslimin, lalu….sebenarnya bagaimanakah jawaban atas syubhat tersebut ?? berikut adalah jawaban dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah -rahimahullahu ta’ala- :

……………….. salah satu sebab turunnya ayat tersebut adalah perdebatan orang-orang nashrani

mengenai yang kabur bagi mereka. Seperti FirmanNya أنا (Ana = Aku) dan نحن (Nahnu = Kami).

...baca selengkapnya >>



Share

CARA TERMUDAH MENGHAFAL AL QUR'AN AL KARIM

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Bismillah,
Segala pujian hanya milik Allah, shalawat dan salam semoga terlimpahkan kepada Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya, dan para sahabat seluruhnya.
Keistimewaan metode ini adalah seseorang akan memperoleh kekuatan dan kemapanan hafalan serta dia akan cepat dalam menghafal sehingga dalam waktu yang singkat dia akan segera mengkhatamkan Al-Quran. Berikut kami akan paparkan metodenya beserta pencontohannya, misal dalam menghafal surah Al-Jumuah:

...baca selengkapnya >>



Share

APAKAH MEMBACA TA'AWUDZ SETIAP MENGUTIP AYAT AL QUR'AN?

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Pertanyaan:
Banyak penceramah ketika membaca ayat dalam khutbah jum’at atau kajian, dia berkata :”Allah berfirman,-lalu berta’awwudz- ( a’uudzu billahi minasayaitonirrojiim)…,” apakah hal ini dibenarkan…???

Jawab:
Al-Hafidh as-Suyuthi (rahimahullah) menjawab pertanyaan ini : ” Menurutku pendapat yang benar dalam masalah ini sesuai dengan dalil, bahwa hendaknya dia membaca ayat TANPA ta’awwudz terlebih dahulu, karena inilah yang dicontohkan oleh Nabi, para sahabat dan tabi’in”.

...baca selengkapnya >>



Share

MERAIH CINTA ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA DENGAN AL-QUR'AN

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Oleh : Abdul Aziz Musthafa

Sesungguhnya di antara sebab yang bisa mendatangkan kecintaan Allah kepada seorang hamba adalah membaca al Qur`an dengan khusyu' dan berusaha memahaminya. Sehingga tidak mengherankan, apabila kedekatan dengan al Qur`an merupakan perwujudan ibadah yang bisa mendatangkan cinta Allah.

Para salafush-shalih, ketika membaca al Qur`an, mereka sangat menghayati makna ini. Sehingga ketika membaca al Qur`an, seolah-olah seperti seorang perantau yang sedang membaca sebuah surat dari kekasihnya.

...baca selengkapnya >>



Share

ADAKAH DOA KHATAMAN AL QUR'AN ?

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Penjelasan dari Syaikh Sholih Al Munajjid dalam sitenya “Al Islam Sual wa Jawab”

هل في السنة دعاء بعد ختم القرآن ؟

Adakah dalam sunnah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam doa khataman al Qur’an?

أرجو منكم إرسال دعاء ختم القرآن الكريم كما ورد في السنة النبوية .

Aku berharap agar anda mengirimiku doa yang diucapkan ketika khataman al Qur’an sebagaimana yang terdapat dalam sunah Nabi.

...baca selengkapnya >>



Share

AL QUR'AN OBAT SEGALA PENYAKIT

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Oleh : Ust. Abu Karimah Askari bin Jamal Al-Bugisi

Al-’Allamah Abdurrahman As-Sa’di rahimahullahu berkata pula dalam menjelaskan ayat ini:
“Al-Qur`an mengandung penyembuh dan rahmat. Dan ini tidak berlaku untuk semua orang, namun hanya bagi kaum mukminin yang membenarkan ayat-ayat-Nya dan berilmu dengannya. Adapun orang-orang dzalim yang tidak membenarkan dan tidak mengamalkannya, maka ayat- ayat tersebut tidaklah menambah baginya kecuali kerugian. Karena, hujjah telah ditegakkan kepadanya dengan ayat-ayat itu.

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَلاَ يَزِيْدُ الظَّالِمِيْنَ إِلاَّ خَسَارًا

“Dan Kami turunkan dari Al-Qur`an suatu yang menjadi penyembuh dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan Al-Qur`an itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang dzalim selain kerugian.” (QS. Al-Isra`: 82)

...baca selengkapnya >>



Share

MENGENAL AYAT MAKIYAH DAN MADANIYAH DALAM AL QUR'AN

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :





Oleh : Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Al-Qur’an turun kepada Nabi Shallallahu ‘alayhi wasallam secara berangsur-angsur dalam jangka waktu 23 tahun dan sebagian besar diterima oleh Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam di Mekkah. Allah Ta’ala berfirman :

“Dan Al Quran itu telah Kami turunkan dengan berangsur-angsur agar kamu membacakannya perlahan-lahan kepada manusia dan Kami menurunkannya bagian demi bagian.” (Al-Qur’an surat Al-Israa’:106)

Oleh karena itu para ‘ulama rahimahullah membagi Al-Qur’an menjadi dua , yaitu :

- Al-Makiyah, yaitu ayat yang diturunkan kepada Nabi Shallallahu ‘alayhi wasallam sebelum hijrah ke Madinah.

- Al-Madaniyah, yaitu ayat yang diturunkan kepada Nabi Shallallahu ‘alayhi wasallam setelah hijrah ke Madinah.

...baca selengkapnya >>



Share

METODE MENGHAFAL AL QUR'AN

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :





Pertanyaan :

Tunjukkanlah kepada saya metode yang bisa membantu saya menghapal al-Qur’an !

Jawaban :

Kami sarankan agar anda memperhatikan hafalan, terfokus atas hafalan itu, memilih waktu yang sesuai untuk menghafal seperti akhir malam, atau setelah shalat Subuh, atau tengah malam, atau di saat-saat lainnya yang anda merasakan ketenangan jiwa hingga sanggup menghafal. Kami sarankan pula anda agar memilih teman yang baik, yang siap membantu dan menolongmu menghafal dan mengulangi serta memohon taufiq dan bantuan kepada Allah Subhanahu Wata’ala. Tadharru’ (merendahkan diri dalam berdo’a)kepadaNya agar menolongmu, 

...baca selengkapnya >>



Share

NOMER SURAT DALAM AL QUR'AN BERDASARKAN URUTAN TURUNNYA WAHYU

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :






Urutan TurunSuratNo SuratJumlah AyatKategori
1Al 'Alaq 9619Makiyah
2Al Qalam 6852Makiyah
3Al Muzzammil 7320Makiyah
4Al Muddatstsir 7456Makiyah
5Al Faatihah 17Makiyah
6Al Lahab 1115Makiyah
7At Takwir 8129Makiyah
8Al A'laa 8719Makiyah
9Al Lail 9221Makiyah
10Al Fajr 8930Makiyah
11Adh Dhuhaa 9311Makiyah
12Al Insyirah 948Makiyah
13Al 'Ashr 1033Makiyah
14Al 'Aadiyaat 10011Makiyah
15Al Kautsar 1083Makiyah
16At Takaatsur 1028Makiyah
17Al Maa'uun 1077Makiyah
18Al Kaafiruun 1096Makiyah
19Al Fiil 1055Makiyah
20Al Falaq 1135Makiyah
21An Naas 1146Makiyah
22Al Ikhlas 1124Makiyah
23An Najm 5362Makiyah
24Abasa 8042Makiyah
25Al Qadr 975Makiyah
26Asy Syams 9115Makiyah
27Al Buruuj 8522Makiyah
28At Tiin 958Makiyah
29Al Quraisy 1064Makiyah
30Al Qaari'ah 10111Makiyah
31Al Qiyaamah 7540Makiyah
32Al Humazah 1049Makiyah
33Al Mursalat 7750Makiyah
34Qaaf 5045Makiyah
35Al Balad 9020Makiyah
36Ath Thaariq 8617Makiyah
37Al Qamar 5455Makiyah
38Shaad 3888Makiyah
39Al A'raaf 775Makiyah
40Al Jin 7228Makiyah
41Yaa siin 3683Makiyah
42Al Furqaan 2577Makiyah
43Faathir 3545Makiyah
44Maryam 1998Makiyah
45Thaahaa 20135Makiyah
46Al Waaqi'ah 5696Makiyah
47Asy Syu'araa' 26227Makiyah
48An Naml 2793Makiyah
49Al Qashash 2888Makiyah
50Al Israa' 17111Makiyah
51Yunus 10109Makiyah
52Huud 11123Makiyah
53Yusuf 12111Makiyah
54Al Hijr 1599Makiyah
55Al An'aam 6165Makiyah
56Ash Shaaffaat 37182Makiyah
57Luqman 3134Makiyah
58Saba' 3454Makiyah
59Az Zumar 3975Makiyah
60Al Mu'min 4085Makiyah
61Fush shilat 4154Makiyah
62Asy Syuraa 4253Makiyah
63Az Zukhruf 4389Makiyah
64Ad Dukhaan 4459Makiyah
65Al Jaatsiyah 4537Makiyah
66Al Ahqaaf 4635Makiyah
67Adz Dzaariyaat 5160Makiyah
68Al Ghaasyiyah 8826Makiyah
69Al Kahfi 18110Makiyah
70An Nahl 16128Makiyah
71Nuh 7128Makiyah
72Ibrahim 1452Makiyah
73An Anbiyaa' 21112Makiyah
74Al Mu'minun 23118Makiyah
75As Sajdah 3230Makiyah
76Ath Thuur 5249Makiyah
77Al Mulk 6730Makiyah
78Al Haaqah 6952Makiyah
79Al Ma'aarij 7044Makiyah
80An Nabaa' 7840Makiyah
81An Naazi'aat 7946Makiyah
82Al Infithaar 8219Makiyah
83Al Insiqaaq 8425Makiyah
84Ar Ruum 3060Makiyah
85Al 'Ankabuut 2969Makiyah
86Al Muthaffifiin 8336Makiyah
87Al Baqarah 2286Madaniyah
88Al Anfaal 875Madaniyah
89Ali 'Imran 3200Madaniyah
90Al Ahzab 3373Madaniyah
91Al Mumtahanah 6013Madaniyah
92An Nisaa' 4176Madaniyah
93Az Zalzalah 998Madaniyah
94Al Hadiid 5729Madaniyah
95Muhammad 4738Madaniyah
96Ar Ra'd 1343Madaniyah
97Ar Rahmaan 5578Madaniyah
98Al Insaan 7631Madaniyah
99Ath Thalaaq 6512Madaniyah
100Al Bayyinah 988Madaniyah
101Al Hasyr 5924Madaniyah
102An Nuur 2464Madaniyah
103Al Hajj 2278Madaniyah
104Al Munaafiquun 6311Madaniyah
105Al Mujaadilah 5822Madaniyah
106Al Hujuraat 4918Madaniyah
107At Tahriim 6612Madaniyah
108At Taghaabun 6418Madaniyah
109Ash Shaff 6114Madaniyah
110Al Jumu'ah 6211Madaniyah
111Al Fath 4829Madaniyah
112Al Maa-idah 5120Madaniyah
113At Taubah 9129Madaniyah
114An Nashr 1103Madaniyah




Sumber :
- Holy Quran 6.5, "Sakhr" (1997)
- "Kamus Istilah Agama", Drs Shodiq SE, & H. Shalahuddin Chaery BA, CV. Sienttarama


Share

PENAMAAN SURAT-SURAT DALAM AL QUR'AN

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Soal : 
Siapa yang menamai surat-surat Al Quran Al Karim ? apakah Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassallam atau siapa ?
Jawab : 
Kita tidak mengetahui adanya nash dari Rasulullah Shalallahu 'Alaihi Wassallam yang menunjukkan atas penamaan surat-surat Al Quran secara keseluruhannya.

...baca selengkapnya >>



Share

HUKUM WALA’ DAN BARA’

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori : ,



Oleh : Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Pertanyaan.
Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Kami mohon penjelasan tentang wala’ dan bara’ !

Jawaban.
Wala’ dan bara’ terhadap Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah, seseorang berlepas diri terhadap segala yang Allah berlepas diri darinya, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala.

“Artinya : Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia ; ketika mereka berkata kepada kaum mereka, ‘Sesungguhnya kami berlepas diri dari kamu dan dari apa yang kamu sembah selain Allah, kami ingkari (kekafiranmu) dan telah nyata antara kami dan kamu permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya”. [Al-Mumtahanah : 4]

Dalam ayat lain disebutkan,

“Artinya : Dan (inilah) suatu permakluman dari Allah dan RasulNya kepada manusia yang pada hari haji akbar, bahwa sesungguhnya Allah dan RasulNya berlepas diri dari orang-orang musyrikin” [At-Taubah : 3]

Dari itu, setiap mukmin wajib berlepas diri dari setiap orang yang musyrik atau kafir. Demikian ini yang berhubungan dengan orang per orang.

...baca selengkapnya >>



Share

WASIAT PERPISAHAN

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori : , ,



Oleh : Ust.Yazid bin Abdul Qadir Jawas

Diriwayatkan dari al-‘Irbâdh bin Sâriyah radhiallahu’anhu bahwa ia berkata, “Suatu hari Rasulullâh Salallahu ‘Alaihi Wassalam pernah shalat bersama kami, kemudian beliau menghadap kepada kami, lalu memberikan nasehat kepada kami dengan nasehat yang membekas pada jiwa, yang menjadikan air mata berlinang dan membuat hati menjadi takut, maka seseorang berkata, ‘Wahai Rasulullâh! Seolah-olah ini adalah nasehat dari orang yang akan berpisah, maka apakah yang engkau wasiatkan kepada kami?’

Maka Rasulullâh Salallahu ‘Alaihi Wassalam  bersabda,
“Aku wasiatkan kepada kalian agar tetap bertakwa kepada Allah, tetaplah mendengar dan taat, walaupun yang memerintah kalian adalah seorang budak dari Habasyah. Sungguh, orang yang masih hidup di antara kalian sepeninggalku, niscaya ia akan melihat perselisihan yang banyak, maka wajib atas kalian berpegang teguh dengan Sunnahku dan Sunnah Khulafâ Râsyidîn yang mendapat petunjuk. Peganglah erat-erat dan gigitlah dia dengan gigi geraham kalian. Dan jauhilah oleh kalian setiap perkara yang baru (dalam agama), karena sesungguhnya setiap perkara yang baru itu adalah bid‘ah, dan setiap bid‘ah itu adalah sesat.”

...baca selengkapnya >>



Share

PENULISAN AL-QUR’AN DAN PENGUMPULANNYA BUKANLAH BID'AH !!

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori : , ,



Oleh : Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin

Penulisan dan pengumpulan Al-Qur’an melewati tiga jenjang.

Tahap Pertama.
Zaman Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Pada jenjang ini penyandaran pada hafalan lebih banyak daripada penyandaran pada tulisan karena hafalan para Sahabat Radhiyallahu ‘anhum sangat kuat dan cepat di samping sedikitnya orang yang bisa baca tulis dan sarananya. Oleh karena itu siapa saja dari kalangan mereka yang mendengar satu ayat, dia akan langsung menghafalnya atau menuliskannya dengan sarana seadanya di pelepah kurma, potongan kulit, permukaan batu cadas atau tulang belikat unta. Jumlah para penghapal Al-Qur’an sangat banyak

Dalam kitab Shahih Bukhari [1] dari Anas Ibn Malik Radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus tujuh puluh orang yang disebut Al-Qurra’. Mereka dihadang dan dibunuh oleh penduduk dua desa dari suku Bani Sulaim ; Ri’l dan Dzakwan di dekat sumur Ma’unah. Namun di kalangan para sahabat selain mereka masih banyak para penghapal Al-Qur’an, seperti Khulafaur Rasyidin, Abdullah Ibn Mas’ud, Salim bekas budak Abu Hudzaifah, Ubay Ibn Ka’ab, Mu’adz Ibn Jabal, Zaid Ibn Tsabit dan Abu Darda Radhiyallahu ‘anhum.

...baca selengkapnya >>



Share

HUBUNGAN AS-SUNNAH DENGAN AL-QUR'AN

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori : , , ,



Oleh : Al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas
  
Ditinjau dari hukum yang ada maka hubungan As-Sunnah dengan Al-Qur’an, sebagai berikut

[1]. As-Sunnah berfungsi sebagai penguat hukum yang sudah ada di dalam Al-Qur’an. Dengan demikian hukum tersebut mempunyai dua sumber dan terdapat pula dua dalil. Yaitu dalil-dalil yang tersebut di dalam Al-Qur’an dan dalil penguat yang datang dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam. Berdasarkan hukum-hukum tersebut banyak kita dapati perintah dan larangan. Ada perintah mentauhidkan Allah, berbuat baik kepada kedua orang tua, mendirikan shalat, membayar zakat, berpuasa di bulan Ramadhan, ibadah haji ke Baitullah, dan disamping itu dilarang menyekutukan Allah, menyakiti kedua orang tua, serta banyak lagi yang lainnya.

[2]. Terkadang As-Sunnah itu berfungsi sebagai penafsir atau pemerinci hal-hal yang disebut secara mujmal dalam Al-Qur’an, atau memberikan taqyid, atau memberikan takhshish dan ayat-ayat Al-Qur’an yang muthlaq dan 'aam (umum). Karena tafsir, taqyid dan takh-shish yang datang dari As-Sunnah itu memberi pen-jelasan kepada makna yang dimaksud di dalam Al-Qur’an.

...baca selengkapnya >>



Share

KEWAJIBAN BAGIMU ADALAH BELAJAR MEMBACA AL-QUR'AN

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori : , ,



Oleh :Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan

Pertanyaan
Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan ditanya : Sesungguhnya saya sering membaca Al-Qur'an Al-Karim, namun tidak bagus (menerapkan) hukum-hukum (tajwid)-nya, sering keliru dalam membaca. Apakah saya berdosa dengan melakukan perbuatan itu ?

Jawaban
Merupakan suatu kewajiban atas setiap orang muslim mempelajari cara tilawah Al-Qur'an sampai dia mengusai dan membacanya sesuai dengan apa yang diajarkan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam dan sesuai dengan apa yang telah diturunkan oleh Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada RasulNya. Dia membacanya sesuai dengan kemampuan, bila memungkinkan membacanya dengan tenang dan diulang-ulang sehingga betul-betul benar, maka dia mendapat dua pahala, sebagaimana yang telah dikabarkan oleh Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam, dengan sabdanya.

...baca selengkapnya >>



Share

HUKUM TIDAK MEMBACA AL-QUR'AN

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori : , ,



Oleh : Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Pertanyaan
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Apa nasehat Syaikh yang mulia kepada orang-orang yang menghabiskan waktunya selama sebulan bahkan berbulan-bulan tetapi tidak pernah menyentuh Kitab Allah sama sekali tanpa udzur. Dan, salah seorang di antara mereka akan anda dapatkan sibuk mengikuti edisi-edisi Majalah yang tidak bermanfa'at?

Jawaban
Disunnahkan bagi seorang mukmin dan mukminah untuk memperbanyak bacaan terhadap Kitabullah disertai dengan tadabur dan pemahaman, baik melalui mushaf ataupun hafalan. Hal ini berdasarkan firman Allah Subhanahu wa Ta’ala

...baca selengkapnya >>



Share

TIDAK PATUT MENINGGALKAN MEMBACA AL-QUR'AN

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori : , ,



Oleh : Lajnah Da'imah Lil Buhuts Al-Ilmiah Wal Ifta

Pertanyaan.
Lajnah Da'imah Lil Buhuts Al-Ilmiah Wal Ifta ditanya : Seorang telah belajar membaca Al-Qur'an, akan tetapi sudah lewat satu tahun dia tidak membacanya lagi. Apa hukum syari'at terhadap meninggalkannya itu.

Jawaban.
Segala puji bagi Allah semata, shalawat dan salam semoga tercurah kepada RasulNya beserta keluarga dan sahabatnya, wa ba'du.

Tidak pantas (tidak patut) hal itu terjadi dan kewajiban ahli ilmu yang berada di sekitarnya menasihati dia dan menjelaskan keutamaan membacanya, men-tadabburi-nya dan mengambil pelajaran darinya. Mudah-mudahan dia menerima nasihat itu dan mau membacanya lagi.

Wabillah at-taufiq wa shallallahu 'ala nabiyyina Muhammad wa aalihi wa shahbihi wa sallam.

[Disalin dari buku 70 Fatwa Fii Ihtiraamil Qur'an, edisi Indonesia 70 Fatwa Tentang Al-Qur'an, Penyusun Abu Anas Ali bin Husain Abu Luz, hal. 8-15. Darul Haq]


Share