Dari Sa'id bin Musayyab Radhiyallahu anhu, bahwa ia melihat seseorang mengerjakan lebih dari dua rakaat shalat setelah terbit fajar. Lalu beliau melarangnya. Maka orang itu berkata, "Wahai Sa'id, apakah Allah akan menyiksa saya karena shalat?", lalu Sa'id menjawab :"Tidak, tetapi Allah akan menyiksamu karena menyalahi sunnah"

[SHAHIH. HR Baihaqi dalam "As Sunan Al Kubra" II/466, Khatib Al Baghdadi dalam "Al Faqih wal mutafaqqih" I/147, Ad Darimi I/116].



MENYOAL KITAB BIDAYATUL HIDAYAH

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :


Oleh : Ust. Abu Asma Andre

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.

إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له ، وأشهد أن محمداً عبده ورسوله.
يَا أَيُّهَا الّذِينَ آمَنُواْ اتّقُواْ اللّهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مّسْلِمُونَ   
 يَآ أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْراً وَنِسَآءً وَاتَّقُوْا اللَّهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْباً
يَا أَيُّهَا الّذِينَ آمَنُواْ اتّقُواْ اللّهَ وَقُولُواْ قَوْلاً سَدِيداً . يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَن يُطِعِ اللّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزاً عَظِيماًً
أما بعد: فإن أصدق الكلام كلام الله وخير الهدي هدي محمد  وشر الأمور محدثاتها وكل محدثة بدعة وكل بدعة ضلالة وكل ضلالة في النار.

BIDAYATUL HIDAYAH  Kitab ini ditulis oleh Al Imam Al Ghazali rahimahullah, didalamnya berisi 3 pasal :

...baca selengkapnya >>



Share

BEPERGIAN KE NEGARA-NEGARA NON ISLAM

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Oleh : Syaikh Abdul Aziz bin Baz

Pertanyaan :
Syaikh Abdul Aziz bin Baz ditanya : Banyak orang yang bepergian ke luar negeri non Islam yang tidak memperdulikan perbuatan-perbuatan maksiat, terutama mereka yang bepergian untuk merayakan bulan madu. Saya mohon perkenan Syaikh yang mulia untuk berkenan memberikan nasehat kepada anak-anak dan saudara-saudara kaum muslimin serta para pengusaha untuk memperhatikan masalah ini.

Jawaban :
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Rasulullah, keluarga dan para sahabatnya serta mereka yang meniti petunjuknya. Amma ba'du.

...baca selengkapnya >>



Share

INILAH NEO MU'TAZILAH DAN FAHAM INKAR SUNNAH DI INDONESIA

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Prof. Dr Harun Nasution, Neo Mu’tazilah dan Paham Inkar Sunnah di Indonesia 
(Perusak Aqidah Umat dan IAIN)

Oleh : Ust. Zaenal Abidin Syamsudin, Lc

Dia termasuk tokoh kaum Rasionalis di Indonesia dan pencetus gagasan sekuler di lembaga IAIN.

Sejak diangkat menjadi Rektor IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta, langsung berkonsentrasi menanamkan benih pemikiran Mu’tazilah di tengah mahasiswa karena ia sangat kagum dan memuja pemikiran Mu’tazilah, maka dalam waktu sekejab kampus IAIN berubah menjadi :
 ladang subur bagi penyebaran benih pemikiran MU'TAZILAH yang SESAT.

Bahkan beliau menganggap bahwa kemunduran umat islam akibat sikap pasif dan enggan mempelajari pemikiran Mu’tazilah, karena kemajuan peradaban Islam abad pertengahan dianggap sebagai hasil metode rasional yang dikembangkan kelompok tersebut.

...baca selengkapnya >>



Share

MUNGKINKAH SALAFY IKUT PEMILU DAN BERPARLEMEN ?

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Oleh : Ust. Abu Al-Jauzaa'

Bismillah,
Persoalan ikut Pemilu dan berparlemen telah dibicarakan para ulama. Ada yang mengharamkannya secara mutlak seperti mayoritas ulama Yaman, ada juga yang memperbolehkannya pada kondisi tertentu sebagaimana masyhur ternukil di beberapa ulama Saudi. Saya tidak akan menyinggung pendapat yang mengharamkannya, karena itu bukan inti dari maksud ditulisnya artikel ini, tapi lebih fokus pada pendapat yang kedua. Saya ambilkan fatwa dari orang yang kita tidak berselisih tentangnya : Asy-Syaikh Muhammad bin Shaalih Al-'Utsaimiin rahimahullah.

Beliau pernah ditanya tentang Pemilu di Kuwait dimana telah diketahui/terbukti bahwa mayoritas orang yang mengikuti Pemilu itu adalah kaum muslimin dan para aktifis dakwah yang kemudian terfitnah agamanya (ما حكم الانتخابات الموجودة في الكويت , علماً بأن أغلب من دخلها من الإسلاميين ورجال الدعوة فتنوا في دينهم).

Maka jawab beliau (saya kutip kalimat intinya) :

...baca selengkapnya >>



Share

ISTILAH "NON MUSLIM" DAN UPAYA DERADIKALISASI

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Oleh : Ust. Abu Al-Jauzaa'

Bismillah,
Ada beberapa kalangan berpemahaman takfiriy mengatakan bahwa istilah ‘non-muslim’ adalah istilah yang tidak syar’iy yang muncul untuk menihilkan istilah ‘kafir’. Nash-nash yang ada dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah hanya menggunakan istilah ‘kafir’, tidak istilah yang lain. Istilah ‘non-muslim’ adalah istilah yang hanya dipopulerkan oleh pemerintah – yang menurut mereka adalah thaghut, kafir – sebagai bagian upaya deradikalisasi aksi-aksi terorisme akhir-akhir ini.

Tidak kita pungkiri bahwa istilah ‘kafir’ banyak disebutkan dalam Al-Qur’an dan As-Sunnah. Misalnya, firman Allah ta’ala :

قُلْ يَا أَيُّهَا الْكَافِرُونَ

“Katakanlah: "Hai orang-orang yang kafir” [QS. Al-Kaafiruun : 1].

...baca selengkapnya >>



Share

DIKIT-DIKIT AL FATIHAH, APA-APA AL FATIHAH DULU ?? YANG BENAR SAJA !

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Oleh : Ust. Aris Munandar

قال العلامة الإمام الفقيه محمد بن صالح العثيمين – رحمه الله تعالى – في ( شرح بلوغ المرام ) :

Ketika menjelaskan kitab Bulughul Maram, Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin mengatakan

واما ما يفعله بعض العوام من انه كلما أرادوا شيئا قالوا : الفاتحة ؛ وهذا والحمد لله لا يوجد عندنا ؛ لكن يوجد عند إخواننا الذين يفدون إلي البلاد ؛ كل شيء الفاتحة ؛ عند عقد النكاح الفاتحة ، وعند الصلح ، وعند أي شيء ، وهذا بدعة ؛ ولا يجوز ؛

“Adalah kebiasaan sebagian orang awam setiap kali hendak melakukan sesuatu mengatakan ‘alfatihah’. Alhamdulillah perilaku semacam ini tidak dilakukan oleh orang Saudi namun sebagian saudara kita kaum muslimin yang berada di Saudi itu apa apa al fatihah. Ketika akad nikah alfatihah, ketika berunding untuk damai alfatihah. Pokoknya apa apa serba alfatihah. Sikap semacam ini adalah bid’ah yang tidak boleh dilakukan.

...baca selengkapnya >>



Share

NASIHAT UNTUKKU DAN UNTUKMU PARA SAHABATKU

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Bismillah,
Mengingatkan kembali diri yang dha'if ini dan siapa saja yang mau mengingatnya sebagai nasihat yang baik, bahwa menuntut ilmu hendaklah diniatkan untuk menghilangkan kejahilan, untuk diamalkan, dan untuk menolong agama Allah.

Bukan untuk berbangga-bangga di hadapan manusia (agar orang lain kagum padanya), mengharapkan pujian dari orang-orang bodoh, mendebat para ahli ilmu (ulama/ustadz), atau untuk mendapatkan sedikit dari urusan dunia ini.

Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

« مَنْ طَلَبَ الْعِلْمَ لِيُجَارِىَ بِهِ الْعُلَمَاءَ أَوْ لِيُمَارِىَ بِهِ السُّفَهَاءَ أَوْ يَصْرِفَ بِهِ وُجُوهَ النَّاسِ إِلَيْهِ أَدْخَلَهُ اللهُ النَّارَ »

"Barangsiapa yang menuntut ilmu karena hendak mendebat para ‘ulama, atau berbangga-bangga di hadapan orang-orang bodoh, atau ingin perhatian orang tertuju pada dirinya, maka Allah akan masukkan ia ke dalam an-Nar (neraka).”

[HR. At-Tirmidzi (no. 2654), dari shahabat Ka’b bin Malik. Dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan At-Tirmidzi no. 2654].

...baca selengkapnya >>



Share