Dari Sa'id bin Musayyab Radhiyallahu anhu, bahwa ia melihat seseorang mengerjakan lebih dari dua rakaat shalat setelah terbit fajar. Lalu beliau melarangnya. Maka orang itu berkata, "Wahai Sa'id, apakah Allah akan menyiksa saya karena shalat?", lalu Sa'id menjawab :"Tidak, tetapi Allah akan menyiksamu karena menyalahi sunnah"

[SHAHIH. HR Baihaqi dalam "As Sunan Al Kubra" II/466, Khatib Al Baghdadi dalam "Al Faqih wal mutafaqqih" I/147, Ad Darimi I/116].



HIZBIYYAH BUKAN HIZBULLAH

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




DEFINISI HIZBIYYAH
Al-Hizbu secara bahasa adalah kelompok atau kumpulan manusia. (Al-Qomus Al-Muhith, Fairuz Abadi hal. 94). Dia berkata dalam Bashoir Dzawi Tamyiz 2/457: “Bashirotun fi Hizbi adalah kumpulan yang di dalamnya ada permusuhan”.Dan dikatakan bahwa Al-Hizbu adalah kelompok-kelompok yang berkumpul untuk memerangi para Nabi.

Dan firman Allah Ta’ala:

"Maka sesungguhnya pengikut (agama) Allah itulah yang pasti menang". [QS. Al-Maidah:56]

Sedangkan firman Allah Ta’ala:

"Dan orang-orang yang beriman itu berkata: “Hai kaumku, sesungguhnya aku khawatir kamu akan ditimpa (bencana) seperti peristiwa kehancuran golongan yang bersekutu"[QS. Al-Mukmin :30]

...baca selengkapnya >>



Share

BERCANDA YANG BERPAHALA

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Bismillah,
Sering kali kita melengkapi kehidupan ini dengan canda dan tawa. Terkadang kita memerlukan penyegaran kembali setelah lama beraktifitas dan menjalani berbagai kesibukan yang melelahkan. Di saat itulah kita dapat melepaskan lelah dan penat dengan canda dan tawa. Hal itu kerap kali terjadi pada para wanita, terkadang bermula dari pembicaraan beberapa orang (ngobrol) dan setelah itu timbul canda dan tawa (guyon).

Namun perlu diwaspadai, akankah canda tersebut menimbulkan masalah atau tidak?
Karena banyak masalah besar yang awalnya hanya diakibatkan karena bercanda yang berlebihan. Nah, mengapa hal ini bisa terjadi? Kemungkinan ada sesuatu yang salah di dalamnya.

...baca selengkapnya >>



Share

SELURUH UMMAT MUHAMMAD AKAN MASUK SURGA KECUALI YANG ENGGAN

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Oleh : Ust. Abu Abbas Ihsan

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

كُلُّ أُمَّتِي يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ إِلَّا مَنْ أَبَى. قَالُوا: يَا رَسُولَ اللهِ وَمَنْ يَأْبَى؟ قَالَ: مَنْ أَطَاعَنِي دَخَلَ الْجَنَّةَ وَمَنْ عَصَانِي فَقَدْ أَبَى

“Seluruh umatku akan masuk jannah, kecuali yang enggan.” Maka dikatakan: “Wahai Rasulullah, siapa yang enggan?” Beliau menjawab: “Barangsiapa yang menaatiku maka dia pasti masuk jannah, sedangkan barangsiapa yang mendurhakaiku maka sungguh dia telah enggan (masuk jannah).” (Hadits Riwayat Al-Bukhari) simak selanjutnya.

...baca selengkapnya >>



Share

BOLEHKAH WANITA MEMAKAI WEWANGIAN?

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :





Syaikh ‘Abdul Aziiz bin ‘Abdullah bin Baaz rahimahullah di tanya :

سؤال : هل يجوز للمرأة إذا أرادت أن تذهب إلى المدرسة أو للمستشفى أو لزيارة الأقارب والجيران أن تتطيب وتخرج ؟

Apakah boleh seorang wanita pergi ke sekolah, rumah sakit, mengunjungi karib kerabatnya atau para tetangganya dengan memakai wewangian?

الجواب :يجوز لها الطيب إذا كان خروجها إلى مجمع نسائي ولا تمر في الطريق على الرجال ، أما خروجها بالطيب إلى الأسواق التي فيها الرجال فلا يجوز لقول النبي صلى الله عليه وسلم أيما امرأة أصابت بخورا فلا تشهدن معنا العشاء ولأحاديث أخرى وردت في ذلك

...baca selengkapnya >>



Share

HUKUM MENABUR HABBATUS SAWDA' PADA MAKANAN

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Bismillah,

أحسن الله إليكم ، السائل أبو سامي أ. أ الدمام يقول : الحبة السوداء هل ورد في وضعها في الطعام شيء من الآثار أو الأحاديث الصحيحة فنحن نقرأ بعض النشرات عنها نرجو منكم التوجيه ؟

Apakah terdapat riwayat dalam atsar atau hadits-hadits yang shahih bahwa habbatus sawda’ di tabur pada makanan, berhubung kami membacanya di sebagian selebaran-selebaran informasi mengenai hal tersebut, kami berharap bimbingan dari anda?

...baca selengkapnya >>



Share

HAKEKAT TAWAKKAL

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Bismillah,
Menyandarkan hidup sepenuhnya kepada Allah subhanahu wata’ala tanpa dibarengi dengan usaha yang nyata bukanlah termasuk perangai orang yang bertawakkal dengan sebenarnya.

Secara bahasa, tawakkal bermakna الاعتماد (bersandar) dan التفويض (berserah diri). Bertawakkal kepada Allah ta’ala berarti menyandarkan dan menyerahkan segala urusan dia hanya kepada-Nya.

Seorang yang bertawakkal kepada Allah adalah dengan dia benar-benar menyandarkan dirinya kepada Allah saja, dan dia tahu bahwa kebaikan itu datang hanya dari Allah ‘azza wajalla semata, Allah ta’ala sajalah satu-satunya Dzat yang mengatur segala urusannya. Dan dia pun juga memahami apa yang telah disampaikan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada shahabat Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma:

...baca selengkapnya >>



Share

HUKUM ZIARAH KUBUR BAGI WANITA

0
Share/Bookmark
Posted By Abu Ayaz

Kategori :




Oleh : Ustadzah Ummu Ishaq Zulfa Husen Al-Atsariyyah

Bismillah,
Setiap amalan yang disyariatkan dalam Islam memiliki batasan-batasan. Hal ini dimaksudkan agar agama ini tidak diaplikasikan secara berlebihan yang ujung-ujungnya kemudian menjadi amalan bid’ah. Demikian juga dengan ziarah kubur. Amalan yang dianjurkan ini bisa menjadi bid’ah jika batasan-batasan syariatnya dilanggar. Hal-hal apa saja yang mesti kita perhatikan dalam ziarah kubur? Dan bagaimana hukum amalan tersebut bagi wanita?

...baca selengkapnya >>



Share