Bismillah,
Bagi mereka yang suka makan makanan yang tahan lama seperti ikan asin, cumi asin, tahu, mie dan lain-lainnya mungkin tips ini bisa membantu:
Menurut Dra. Sukesi M.Si, seorang Dosen Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITS, untuk mengurangi kandungan formalin dalam makanan yang telah diawetkan dengan formalin, berikut ini ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengurangi kandungan formalin tersebut dalam makanan yang bersangkutan dengan boleh dibilang tanpa biaya tambahan apapun, hanya dengan bagaimana cara memperlakukan bahan makanan itu sebelum dikonsumsi.
Bagi mereka yang suka makan makanan yang tahan lama seperti ikan asin, cumi asin, tahu, mie dan lain-lainnya mungkin tips ini bisa membantu:
Menurut Dra. Sukesi M.Si, seorang Dosen Jurusan Kimia Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam ITS, untuk mengurangi kandungan formalin dalam makanan yang telah diawetkan dengan formalin, berikut ini ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengurangi kandungan formalin tersebut dalam makanan yang bersangkutan dengan boleh dibilang tanpa biaya tambahan apapun, hanya dengan bagaimana cara memperlakukan bahan makanan itu sebelum dikonsumsi.
Berikut ini adalah cuplikan percakapannya: "Saya tertarik untuk mencoba mencari bagaimana mengurangi kadar formalin dalam makanan semata karena ternyata penggunaan bahan pengawet yang di larang itu sudah sedemikian memasyarakat," katanya.
Apa yang harus dilakukan untuk menghilangkan kadar formalin atau deformalinisasi?
Cukup mudah kata Dra. Kesi menjelaskan. Dalam siaran pers yang dikeluarkan ITS, ia menjelaskan untuk proses deformalinisasi ikan asin, dapat dilakukan dengan cara merendam ikan asin tersebut dalam tiga macam larutan, yakni: air, air garam dan air leri.

Ini artinya hanya dengan perlakuan dan pengetahuan yang baik sebelum dikonsumsi maka kadar formalin akan berkurang," katanya.
Memang, tambahnya, kita tidak dapat menghilangkan hingga 100% kadar formalin yang ada. Tapi paling tidak dengan makin berkurangnya kadar formalin dalam bahan makanan itu, maka untuk mengkonsumsinya akan relatif lebih aman.
"Saya tidak mengatakan formalin itu aman digunakan sebagai pengawet, tapi mengurangi kadar formalin dalam bahan makanan yang mengandung formalin menjadi penting untuk diketahui dan dipahami," katanya.
Bagaimana dengan tahu?

"Sedang untuk mie proses deformalinisasi terbaik adalah dengan cara merendam dalam air panas selama 30 menit, dimana hasilnya dapat menghilangkan kadar formalin hingga mencapai 100%."

Sumber : Catatan Al Akh Aqil Azizi
http://www.facebook.com/notes/aqil-azizi/cara-mengurangi-kadar-formalin-pada-makanan/10150099895970530?notif_t=note_tag
http://mirianto.com/articles/cara-mengurangi-kadar-formalin-pada-makanan/
Comments (0)
Post a Comment
Note: Only a member of this blog may post a comment.